Api Terus Meluas di Parigi Utara
Api membakar sekitar 20 hektare hutan di Kecamatan Parigi Utara dan terus bergerak cepat karena angin kencang serta cuaca panas. Titik api muncul sejak beberapa hari lalu dan petugas berusaha menghalau pergerakan api agar tidak menyebar lebih jauh.
Tim Gabungan Terus Mengerahkan Upaya Pemadaman
Tim gabungan dari BPBD, Manggala Agni, TNI, dan Polri bekerja tanpa henti untuk memadamkan api. Mereka membuka jalur baru, membawa alat pemadaman tambahan, dan memotong ranting kering agar api tidak merambat ke area yang lebih luas.
Petugas mengakui bahwa medan berbukit dan kurangnya sumber air memperberat tugas di lapangan.
Asap Pekat Mulai Mengganggu Warga
Asap dari kebakaran mulai memasuki beberapa desa. Warga memakai masker untuk mengurangi paparan asap, sementara tim kesehatan keliling mengawasi warga dengan gangguan pernapasan. Mereka juga memantau kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Pemerintah Daerah Tambah Dukungan Lapangan
Baca juga:Reses Kamonji, Warga Keluhkan Lampu Jalan dan Keamanan
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menambah peralatan pemadaman dan mengirim personel tambahan. Mereka memperkuat koordinasi dengan aparat desa dan posko bencana untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan tepat.
Cuaca Panas Percepat Pergerakan Api
Cuaca panas mempercepat penyebaran api di antara semak kering. Petugas memilih memblokir lajur api agar tidak masuk ke daerah permukiman. Pemerintah mengingatkan warga untuk tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan api selama kondisi kebakaran masih berlangsung.
Petugas Terus Berjuang Sampai Api Padam
Tim pemadam terus bekerja sampai seluruh titik api padam. Pemerintah daerah menyiapkan patroli hutan setelah kebakaran selesai untuk mencegah titik api baru. Warga juga diminta segera melapor jika melihat asap atau percikan api di sekitar hutan dan kebun.