BPBD Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir di 12 Desa Parigi Moutong, Tim Siaga 24 Jam
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, resmi menetapkan status tanggap darurat banjir menyusul bencana yang melanda 12 desa di wilayah tersebut. Keputusan ini diambil setelah banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur, merendam rumah warga, serta memaksa sebagian penduduk mengungsi ke lokasi aman.
Wilayah Terdampak
Sebanyak 12 desa yang terdampak tersebar di sejumlah kecamatan. Air yang menggenang di beberapa desa dilaporkan mencapai ketinggian antara 50 cm hingga 1,5 meter, merendam pemukiman, lahan pertanian, dan fasilitas umum.
Langkah Cepat BPBD
Kepala BPBD Parigi Moutong, [sebut nama jika ada], mengatakan bahwa tim siaga telah dikerahkan untuk:
-
Melakukan evakuasi warga di wilayah paling terdampak
-
Mendirikan posko darurat dan dapur umum
-
Menyalurkan bantuan logistik seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, dan obat-obatan
-
Memantau secara berkala perkembangan kondisi cuaca dan debit air
“Status tanggap darurat ini ditetapkan agar penanganan bencana lebih terkoordinasi dan bantuan bisa segera sampai ke masyarakat yang membutuhkan,” jelas Kepala BPBD.

Baca juga: Viral Usai Diduga Aniaya Pegawai Warkop, Dirsamapta Polda Sulteng Dicopot dari Jabatan
Koordinasi dengan Instansi Terkait
BPBD juga bekerja sama dengan TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan relawan untuk mempercepat penanganan banjir. Tim kesehatan telah disiapkan di lokasi pengungsian untuk mencegah potensi penyebaran penyakit akibat banjir.
Harapan dan Imbauan
Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di daerah bantaran sungai atau wilayah rawan longsor. Warga diminta segera melapor ke posko jika membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya warga yang terjebak.
“Keselamatan warga adalah prioritas utama. Kami berharap masyarakat tetap tenang, waspada, dan selalu mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambah Kepala BPBD.
Rencana Ke Depan
BPBD bersama pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi dan menyiapkan langkah-langkah lanjutan, termasuk rencana pemulihan pasca-banjir dan upaya mitigasi untuk mengantisipasi banjir susulan.





