, ,

Imigrasi Palu Hadirkan Aksi Sosial Perbaiki Sarana Publik di Masjid Al-Istiqamah Palu

oleh -47 Dilihat

Palu – Imigrasi Palu Hadirkan Aksi Sosial Perbaiki Sarana Publik di Masjid Al-Istiqamah Palu. Kantor Imigrasi kelas I TPI Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

Kontribusi tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosial bertajuk Pengabdian IMIPAS untuk Negeri. Kegiatan bakti sosial ini dipusatkan di Masjid Al-Istiqamah, yang merupakan salah satu pusat ibadah di Kota Palu. Program ini merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus perwujudan semangat pengabdian insan Imigrasi. Jajaran Imigrasi Palu melakukan berbagai perbaikan sarana dan prasarana umum di lingkungan masjid. Perbaikan yang dilakukan meliputi pemeliharaan mushalla, pembenahan toilet, serta perbaikan tempat wudhu.

Selain itu, dilakukan juga pembersihan menyeluruh di area-area yang menjadi ruang aktivitas para jamaah. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palu, Pungki Handoyo, hadir langsung memimpin kegiatan tersebut. “Ini adalah wujud kepedulian kami, keluarga besar Imigrasi Palu, untuk terus hadir membantu masyarakat,” ujar Pungki Handoyo. Ia menambahkan, Imigrasi ingin kehadirannya tidak hanya dirasakan melalui layanan kantor, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung.

Melalui program ini, Imigrasi Palu menegaskan posisinya sebagai instansi yang tidak hanya pelayan publik, tetapi juga mitra masyarakat. Kegiatan ini diharapkan mampu mempererat hubungan harmonis antara Kantor Imigrasi Palu dengan masyarakat setempat. Imigrasi Palu berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif yang memberi manfaat luas, konsisten menjaga nilai-nilai sosial dan kemanusiaan.

Baca Juga : Kota Palu Masuk Enam Besar Nasional Pengelolaan Sampah, DLH: Satu-satunya dari Indonesia Timur

Imigrasi Palu
Imigrasi Palu

Salah satu fokus utama kegiatan aksi sosial Ditjenpas Sulteng Rehabilitasi Rumah Ibadah adalah Masjid Al-Musyawir yang berlokasi di Kelurahan Birobuli Selatan, Kota Palu. Di masjid ini, tim melakukan pembangunan fasilitas wudu baru. Pembangunan fasilitas wudu ini mencakup area seluas sekitar 10 meter persegi. Pekerjaan detail meliputi pengecoran lantai, pemasangan keramik, instalasi pipa air bersih, hingga pemasangan enam keran wudu yang modern.

Pemilihan masjid ini didasarkan pada observasi kebutuhan jamaah yang sebelumnya memiliki fasilitas wudu kurang memadai. Bagus Kurniawan menyatakan, “Kami melihat fasilitas sebelumnya belum memadai. Perbaikan ini diharapkan membuat jamaah lebih nyaman beribadah.”

Dengan adanya fasilitas wudu yang baru dan lebih layak, diharapkan kenyamanan beribadah bagi para jamaah dapat meningkat secara signifikan. Ini adalah upaya nyata Ditjenpas Sulteng dalam mendukung kegiatan keagamaan masyarakat. Tim rehabilitasi melakukan perbaikan pada atap toilet gereja yang telah rusak serta area teras depan. Area teras depan yang diperbaiki memiliki luas sekitar 15 meter persegi, memberikan tampilan yang lebih baik dan aman.

Kerusakan pada atap toilet dan teras depan ini telah mengganggu kenyamanan jemaat. Oleh karena itu, perbaikan ini dianggap krusial untuk memastikan lingkungan ibadah yang kondusif dan aman bagi seluruh jemaat Gereja GPID Syalom. Kanwil Ditjenpas Sulteng menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program sosial yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat. Inisiatif ini mencerminkan peran aktif lembaga pemasyarakatan di luar tugas utamanya.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.