, ,

OJK Temukan Warga Lansia di Morowali Aktif Transaksi Online, Sebagian Terjerat Judi Digital

oleh -164 Dilihat

Palu – OJK Temukan Warga Lansia di Morowali Aktif Transaksi Online, Sebagian Terjerat Judi Digital. Fakta menarik sekaligus memprihatinkan terungkap dalam kegiatan Gerakan Cerdas Keuangan yang digelar di Aula Hotel Soldadu, Jl Trans Sulawesi, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (11/11/2025).

Dalam pemaparan datanya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah menemukan masih ada warga lanjut usia bahkan berumur antara 81 hingga 100 tahun aktif menggunakan layanan berbasis online, termasuk platform keuangan digital. Namun di sisi lain, OJK juga mencatat bahwa sebagian aktivitas digital masyarakat justru digunakan untuk transaksi berisiko tinggi, seperti judi online dan investasi ilegal.

“Masih ada yang usianya di atas 80 tahun bahkan sampai 100 tahun yang aktif bertransaksi di dunia online. Ini luar biasa, tapi juga perlu diwaspadai karena tidak semua platform itu aman,” ujar perwakilan Ojk pada Sesi Diskusi. Ia menjelaskan, data OJK menunjukkan bahwa 108 ribu laki-laki dan 29 ribu perempuan di Sulawesi Tengah tercatat aktif dalam aktivitas judi online.

“Angka ini menunjukkan betapa mudahnya akses terhadap platform judi digital, bahkan sebagian di antaranya digunakan oleh masyarakat usia lanjut tanpa sadar,” terangnya. Menurutnya, fenomena ini menjadi alarm penting bagi semua pihak untuk memperkuat literasi keuangan digital, terutama bagi kalangan orang tua yang baru mengenal teknologi.

Baca Juga : Kebakaran Rumah di Luwuk Banggai, Delapan Unit Mobil Dikerahkan

OJK Temukan Warga
OJK Temukan Warga

“Banyak masyarakat lanjut usia yang ikut-ikutan main aplikasi tanpa tahu kalau itu ilegal. Di sinilah pentingnya edukasi,” imbuhnya. Dalam pemaparan datanya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah menemukan masih ada warga lanjut usia bahkan berumur antara 81 hingga 100 tahun aktif menggunakan layanan berbasis online.

OJK pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam bertransaksi dan tidak mudah tergiur janji keuntungan cepat. “Masih ada yang usianya di atas 80 tahun bahkan sampai 100 tahun yang aktif bertransaksi di dunia online. Ini luar biasa, tapi juga perlu diwaspadai karena tidak semua platform itu aman,” ujar perwakilan Ojk. “Kami berharap masyarakat, dari yang muda hingga yang tua, memahami bahwa internet bukan hanya tempat untuk bertransaksi, tapi juga tempat risiko keuangan bisa muncul,” tegasnya.

Kegiatan Gerakan Cerdas Keuangan tersebut turut dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Morowali, Emil, serta unsur OPD, camat, kepala desa, lurah, dan pelaku UMKM. “Angka ini menunjukkan betapa mudahnya akses terhadap platform judi digital, bahkan sebagian di antaranya digunakan oleh masyarakat usia lanjut tanpa sadar,” terangnya. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan yang aman di era digital.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.