Palu, Sulawesi Tengah – Wakil Wali Kota Palu, dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK, turun langsung ke lahan pertanian warga di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan, untuk melakukan panen bawang merah dan seledri, Kamis (21/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu dalam mendorong ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat.
Panen Bersama Petani Lokal
“Ini adalah bukti nyata bahwa pertanian di perkotaan juga bisa produktif jika dikelola dengan baik. Kita ingin warga Kota Palu lebih mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan,” ujar dr. Reny.
Dorongan untuk Ketahanan Pangan
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palu akan terus memberikan dukungan berupa bibit, pupuk, dan pendampingan teknis kepada petani. Ia menilai, bawang merah dan seledri merupakan komoditas penting yang permintaannya tinggi di pasar lokal.

Baca juga: KPID Sulteng Mengakhiri Kunjungan Kerja Tahap Awal di Radio Insania FM Palu
“Kalau warga konsisten menanam, tidak hanya kebutuhan rumah tangga yang tercukupi, tetapi juga bisa menghasilkan tambahan pendapatan,” jelasnya.
Antusiasme Warga Petobo
Petani setempat menyambut baik kehadiran Wakil Wali Kota. Menurut mereka, dukungan pemerintah memberi semangat baru bagi masyarakat untuk kembali mengembangkan sektor pertanian, meski berada di kawasan perkotaan.
“Kami merasa diperhatikan. Apalagi panen kali ini hasilnya cukup melimpah dan kualitas bawangnya bagus,” ujar Rahman, salah satu petani Petobo.
Rencana Ke Depan
Wakil Wali Kota Palu juga menyinggung rencana perluasan program pertanian kota (urban farming) di beberapa kelurahan lain.
“Kami ingin masyarakat Palu tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga produsen pangan. Pertanian perkotaan ini akan terus kita perkuat,” tegasnya.
Penutup
Panen bawang merah dan seledri di Petobo menjadi simbol keberhasilan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun ketahanan pangan lokal. Pemerintah Kota Palu berharap, model pertanian ini bisa menjadi inspirasi bagi kelurahan lain untuk mengoptimalkan lahan mereka demi kesejahteraan bersama.





